Efisiensi
Menjelang 100 hari pemerintah Merah-Putih, presiden Prabowo mengeluarkan maklumat berupa instruksi presiden yang mengharuskan penghematan anggaran negara berupa efisiensi penggunaannya oleh pelaksana birokrasi pemerintahan. Pemerintah menargetkan efisiensi anggaran sebesar 306,6 triliun ( K/L sebesar 256,1 T dan transfer ke pemda sebesar 50,5 T). Awalnya terdapat 16 K/L yang dikecualikan dari inpres itu yang kemudian malah menjadi polemik seolah ada lembaga yang ‘dianak-emaskan’ oleh presiden namun setelah dilakukan ‘rekonstruksi’ dengan DPR melalui komisi-komisi tinggal 4 lembaga yang luput dari pengurangan anggaran itu yaitu BIN, DPR, BPK dan Kemenko polkam. Rekonstruksi anggaran di DPR yang dibahas alot dan seperti kembali ke pembahasan banggar dan rapat komisi yang biasanya bulan Oktober tahun sebelumnya akhirnya tetap disepakati nilai efisiensi 306,6 T. Belakangan setelah pidato politik presiden di HUT ke-17 partai Gerinda baru disampaikan rencana sebenarnya efisiensi yang aka...